Blog simple

  • Home
  • Design
  • Tips Tricks
Home » Ilmu Sosial Dasar » Stratifikasi Sosial Di Indonesia

Selasa, 13 Januari 2015

Stratifikasi Sosial Di Indonesia

Pengertian Stratifikasi Sosial
Dalam masyarakat manusia dikelompokan berdasarkan tingkatan tertentu seperti kekayaan, pendidikan atau umur. Golongan tersebut menunjukkan bahwa di dalam masyarakat ini terdapat tingkatan-tingkatan yang membedakan antara manusia yang satu dengan manusia yang lainnya.Pengelompokan masyarakat berdasarkan tingkatan tersebut disebut dengan stratifikasi sosial. Stratifikasi sosial dapat diartikan sebagai pembedaan atau pengelompokkan masyarakat ke dalam kelas atau lapisan secara vertikal.
Berikut ini, beberapa pengertian stratifikasi sosial menurut beberapa ahli:
·         Max Webber : Stratifikasi sosial adalah penggolongan individu atau kelompok yang termasuk dalam suatu sistem sosial tertentu ke dalam lapisan-lapisan hierarkis menurut dimensi kekuasaan, previllege dan prestise.
·         Paul B.Horton dan Chester : Stratifikasi sosial adalah sistem perbedaan status yang berlaku dalam suatu masyarakat
·         Pitirim A. Sorokin : Stratifikasi sosial adalah ciri yang tetap dan umum dalam setiap masyarakat teratur.
·         Soerjono Soekanto : Stratifikasi sosial adalah pembedaan individu atau kelompok dalam kedudukan yang berbeda-beda secara bertingkat.

Faktor Penyebab Terbentuknya Stratifikasi Sosial

Stratifikasi sosial dapat muncul karena :

  • Perbedaan ras dan budaya.
  • Keahlian.
  • Kelangkaan.
  • Kekayaan.
  • Kekuasaan.

Sedangkan menurut Koentjaraningrat, ada tujuh hal faktor penyebab terbentuknya stratifikasi sosial yaitu:

  • Kekuasaan dan pengaruhnya.
  •  Tingkat umur yang berbeda.
  • Sifat keaslian.
  • Pangkat dan jabatan.
  • Keanggotaan kaum kerabat kepala masyarakat.
  • Kekayaan harta benda.
  • Kualitas dan kepandaian.
Sedangkan menurut Max Weber, Stratifikasi sosial ditandai dengan hal sebagai berikut:
  • Kekuasaan yang dimiliki.
  • Persamaan dalam hal peluang untuk hidup atau nasib.
  • Kehormatan.


Sifat-Sifat Stratifikasi Sosial

Stratifikasi Sosial Tertutup

Sistem stratifikasi sosial ini membatasi atau tidak memberi kemungkinan untuk berpindah dari satu lapisan ke lapisan yang lain. Mobilitas yang ada hanya pada mobilitas horizontal saja. Sistem seperti ini umumnya terjadi pada Masyarakat yang menganut sistem kasta, Rasialisme, dan Feodalisme.

Stratifikasi Sosial terbuka


Pada sistem stratifikasi sosial ini, Setiap anggota masyarakat mempunyai kemungkinan untuk pindah ke lapisan sosial yang lainnya sesuai dengan kemampuan, kecakapan, perjuangan, atau usaha lainnya, atau mereka yang tidak beruntung akan jatuh ke lapisan yang lebih bawah
f
Share
t
Tweet
g+
Share
?
punkofthedeath
09.12

Belum ada komentar untuk "Stratifikasi Sosial Di Indonesia"

Posting Komentar

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda
Langganan: Posting Komentar (Atom)

Cari

Ikan

Arsip Blog

  • ▼  2015 (9)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Maret (1)
    • ▼  Januari (7)
      • Obat bootloop imo s50 light
      • Diskriminasi dan Etnosentrisme
      • Persamaan Hak dan Derajat
      • Stratifikasi Sosial Di Indonesia
      • Naturalisasi
      • Peran Pemuda Dalam Pembangunan Di Indonesia
      • Permasalahan sosial yang ada di indonesia
  • ►  2014 (3)
    • ►  September (3)
  • ►  2013 (2)
    • ►  Juli (1)
    • ►  April (1)
  • ►  2012 (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Februari (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2011 (3)
    • ►  Desember (1)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2010 (16)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juni (2)
    • ►  Mei (2)
    • ►  April (1)

Translate (Select "Inggris" for english)

Copyright 2013 Blog simple - All Rights Reserved
Design by Mas Sugeng - Published by Evo Templates